Modifikasi Tuner “Alpina” Yang Membuat Kagum

Hai sobaat, dalam pembahasan kali ini, kita akan bahas tuner mobil berasal dari Eropa yang sudah lama dikenal jago dalam modifikasi yaitu “Alpina”. Kita mulai saja pembahasannya siapkan kopinya bersama cemilannya

Alpina

Alpina Burkard Bovensiepen GmbH & Co. KG disingkat Alpina adalah perusahaan asal Buchloe, Jerman yang mengembangkan dan menjual BMW versi performa. Alpina yang aslinya adalah pembuat mesin ketik, didirikan pada tahun 1965 oleh Burkard Bovensiepen. Fokus modifikator ini adalah membuat mobil balap. Seiring berjalannya waktu dan prestasi yang hebat, mereka undur diri dari balapan pada 1988 dan fokus mengerjakan modifikasi BMW untuk jalan raya. Meskipun BMW memiliki BMW M yang merupakan divisi performa dari mobil mereka, Alpina memiliki ikatan yang sangat kuat dengan BMW. 

Mobil-mobil yang dimodifikasi oleh Alpina memiliki ciri yang khasi seperti, selalu memiliki tenaga yang besar, dan juga memiliki interior yang lebih baik dari buatan aslinya. Selain itu, perbedaan secara visual bisa dilihat dari velg khas model jari-jari (20 spoke) berwarna silver, serta tambahan peranti aerodinamika, terutama di abgian spoiler lip depan yang khas.

Alpina memodifikasi semua produk BMW. Lebih hebat lagi, produksi mobil mereka juga bahkan menyatu dengan lini produksi BMW. Sebagai contoh, Alpina B7, yang berbasis BMW 7-Series, mesin V8 twin-turbo dikerjakan secara hand made oleh Alpina di Buchloe, Jerman. Kemudian dikirim ke BMW untuk dipasang di salah satu 7-Series yang sedang dirakit, dan setelah mesin terpasang, kemudian mobil tersebut dikirim ke Alpina untuk penyelesaian tahap akhir.

Hubungan erat tersebut bermula pada pengembangan dual karburator untuk BMW 1500 pada tahun 1962. Karburator tersebut mendapat respon yang sangat baik dari media dan juga petinggi BMW. Alpina kemudian terus mengembangkan karburator dan juga merambah pada desain crankshaft. Kedua komponen mobil tersebut kemudian menjadi bagian dari logo Alpina. Mobil mereka selanjutnya berhasil menjuarai kejuaraan-kejuaraan bergengsi seperti Spa 24 hours dan European Touring Car Championship.

Berkat kedekatan tersebut Alpina mendapat restu untuk menggunakan pabrik BMW. Alpina merakit mesin handmade, mengirimkan ke pabrik BMW untuk instalasi pada body, setelahnya BMW mengirimkan kembali pada Alpina yang akan melanjutkan pembuatan mobil dengan handmade.

Proses tersebut menjadikan Pemerintah Jerman mengklasifikasikan Alpina sebagai produsen mobil tersendiri. Mobil BMW Alpina terdaftar dan dijual dengan nama Mobil Alpina. Meskipun demikian Mobil Alpina tetap bisa diservis di dealer BMW dan juga tetap mendapat warranty penuh dari BMW. Beberapa dealer BMW pun juga menjual mobil Alpina.

Rupanya sudah terbentuk perkumpulan para pengagum tuner BMW Alpina di Indonesia. Namanya, Alpina Society Indonesia (ASC) yang berdiri sejak 2010 silam. Menurut Karendita Dayri, President ASC, saat ini anggota ASC yang terdaftar mencapai 25 orang. ASC dibentuk sebagai tempat berdiskusi sekaligus tukar informasi sesama penggemar Alpina. Setiap anggota memiliki type mobil BMW yang berbeda-beda, mulai dari keluaran 1965 hingga 2001. Dayri sendiri memiliki BMW type E21 serie 320 keluaran 1975.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Pengabdi Cetane Octan

The Power in Dreams Can Come True

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: